/* CSS Prism Syntax Highlighter */ pre{padding:50px 10px 10px 10px;margin:.5em 0;white-space:pre;word-wrap:break-word;overflow:auto;background-color:#2c323c;position:relative;border-radius:4px;max-height:500px} pre::before{font-size:16px;content:attr(title);position:absolute;top:0;background-color:#eee;padding:10px;left:0;right:0;color:#fff;text-transform:uppercase;display:block;margin:0 0 15px 0;font-weight:bold} pre::after{content:'Double click to selection';padding:2px 10px;width:auto;height:auto;position:absolute;right:8px;top:8px;color:#fff;line-height:20px;transition:all 0.3s ease-in-out} pre:hover::after{opacity:0;top:-8px;visibility:visible} code{font-family:Consolas,Monaco,' Andale Mono','Courier New',Courier,Monospace;line-height:16px;color:#88a9ad;background-color:transparent;padding:1px 2px;font-size:12px} pre code{display:block;background:none;border:none;color:#e9e9e9;direction:ltr;text-align:left;word-spacing:normal;padding:0 0;font-weight:bold} code .token.punctuation{color:#ccc} pre code .token.punctuation{color:#fafafa} code .token.comment,code .token.prolog,code .token.doctype,code .token.cdata{color:#777} code .namespace{opacity:.8} code .token.property,code .token.tag,code .token.boolean,code .token.number{color:#e5dc56} code .token.selector,code .token.attr-name,code .token.string{color:#88a9ad} pre code .token.selector,pre code .token.attr-name{color:#fafafa} pre code .token.string{color:#40ee46} code .token.entity,code .token.url,pre .language-css .token.string,pre .style .token.string{color:#ccc} code .token.operator{color:#1887dd} code .token.atrule,code .token.attr-value{color:#009999} pre code .token.atrule,pre code .token.attr-value{color:#1baeb0} code .token.keyword{color:#e13200;font-style:italic} code .token.comment{font-style:italic} code .token.regex{color:#ccc} code .token.important{font-weight:bold} code .token.entity{cursor:help} pre mark{background-color:#ea4f4e!important;color:#fff!important;padding:2px;border-radius:2px} code mark{background-color:#ea4f4e!important;color:#fff!important;padding:2px;border-radius:2px} pre code mark{background-color:#ea4f4e!important;color:#fff!important;padding:2px;border-radius:2px} .comments pre{padding:10px 10px 15px 10px;background:#2c323c} .comments pre::before{content:'Code';font-size:13px;position:relative;top:0;background-color:#f56954;padding:3px 10px;left:0;right:0;color:#fff;text-transform:uppercase;display:inline-block;margin:0 0 10px 0;font-weight:bold;border-radius:4px;border:none} .comments pre::after{font-size:11px} .comments pre code{color:#eee} .comments pre.line-numbers{padding-left:10px} pre.line-numbers{position:relative;padding-left:3.0em;counter-reset:linenumber} pre.line-numbers > code{position:relative} .line-numbers .line-numbers-rows{height:100%;position:absolute;pointer-events:none;top:0;font-size:100%;left:-3.5em;width:3em;-webkit-user-select:none;-moz-user-select:none;-ms-user-select:none;padding:0} .line-numbers-rows > span{pointer-events:none;display:block;counter-increment:linenumber} .line-numbers-rows > span:before{content:counter(linenumber);color:#999;display:block;padding-right:0.8em;text-align:right;transition:350ms} pre[data-codetype='CSSku']:before{background-color:#00a1d6} pre[data-codetype='HTMLku']:before{background-color:#3cc888} pre[data-codetype='JavaScriptku']:before{background-color:#75d6d0} pre[data-codetype='JQueryku']:before{background-color:#e5b460} -->
5Qlkv5iDsV3BSh8I4qkc3y2N3dLgM4awzGV42rrO
Ini Penyebab Kenapa Artikel Tidak Terindeks di Google

Ini Penyebab Kenapa Artikel Tidak Terindeks di Google



Penyebab Kenapa Artikel Tidak Terindek di Google - Selamat malam sobatku bertemu kembali dengan saya mimin enalblogger, kali ini saya akan membahas hal yang sangat penting bagi blog yaitu kenapa artikel tidak terindek di google dan hilang dari daftar SERP? Sebenarnya apa penyebab yang cocok untuk masalah ini? pastinya kamu merasa kesal bukan artikel yang sudah kita buat dengan susah payahnya pada akhirnya tidak terindek di google.

Tapi sebelum kita menyelesaikan masalah ini, alangkah baiknya jika saya menjelaskan terlebih dahulu apa perbedaan artikel yang tidak terindek dan tidak ditemukan, banyak sekali blogger yang salah paham mengenai ini oleh karena itu saya akan sedikit menjelaskannya dibawah ini. termasuk artikel deindek.

Artikel Tidak Terindeks atau Hilang Dari SERP

Artikel yang anda buat secara nyata memang masih ada didalam postingan blog anda, dan anda juga dapat membukanya secara langsung di dalam postingan anda sendiri maupun mengeditnya kembali. Tapi artikel anda tidak bisa muncul di halaman pencarian google atau hilang dari SERP, walaupun anda sudah mencari-cari dengan kata kunci yang anda targetkan tetap saja artikel tidak ditemukan.

Dan secara otomatis juga artikel anda tidak dapat diakses oleh pengunjung organik yang berasal dari search engine google, Biasanya artikel yang tidak terindek atau hilang dari SERP hanya sebagian saja tidak ditemukan. dan tidak semuanya.

Artikel Deindeks

Nah jika sudah status deindeks, maka berarti semua total artikel di blog kamu, tidak ada satupun yang bisa tampil dihalaman pencarian google, Biasanya blog yang terkena masalah deindeks ini adalah blog yang menyalah gunakan semua pengaturan dan ketentuan google webmaster, menerapkan optimasi yang berlebihan dan menggunakan teknik Blackhat SEO, sehingga terkena hukuman pinalty oleh google, bisa dibilang jika blog kamu terkena deindeks maka itu sudah sangat parah sekali.

Artikel Tidak Ditemukan (Page not Found 404)

Artikel anda hilang atau tidak ditemukan, disebabkan oleh broken link, hasil redirect yang salah atau kesalahan adminnya yang tidak sengaja menghapus link aktif dari duplikat kontent, komentar atau hasil pengeditan yang salah karena ketidak sengajaan itu berakibat fatal dan berakhir dengan artikel tidak ditemukan (Page not Found 404).

Biasanya akan muncul sebuah notifkasi pemberitahuan "Page not Found 404" jika anda secara kebetulan membuka link artikel tersebut, untuk jenis masalah artikel seperti ini sebagian dapat diperbaiki sehingga tidak menampilkan notifikasi error lagi.

Dengan ini kamu sudah tahu kan perbedaannya?. Nah sekarang langsung saja to the point yang kita bahas adalah penyebab artikel tidak terindeks di google, apa saja masalahnya sehingga membuat artikel yang sudah kita buat dengan susah payah tidak terindeks di google atau tidak muncul di halaman pencarian google, Padahal sebelumnya artikel ini sudah muncul dan masuk ke halaman google dan menempati posisi page one. Yuk langsung saja simak dibawah ini.

Penyebab Artikel Tidak Terindeks Atau Hilang Dari SERP

1. Artikel Memiliki Judul Yang Sama

Saking ketatnya persaingan dalam membuat artikel dan kategori topik yang di posting, secara tidak sengaja ada persamaan dalam pembuatan judul artikel tersebut, bahkan hampir setiap harinya ada ratusan ribu bahkan jutaan artikel yang di publikasikan.

Nah jika artikel kamu kalah dalam bersaing, maka posisi artikel dapat turun dari SERP dan merosot jauh dari halaman pencarian google sampai sulit untuk ditemukan dan pada akhirnya hilang dari SERP dan tidak terindeks lagi.

Cara untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan membuat judul yang unik dalam artikel, kamu bisa mencoba dengan longtail keyword atau membuat judul artikel yang panjang, Selanjutnya buatlah artikel yang berkualitas agar posisi artikel pada SERP dapat bertahan dan tidak mudah untuk digeser, untuk membuat artikel yang berkualitas minimal 600 kata atau lebih, jika kamu membuat artikel dengan 300 kata maka akan sangat mudah mendapatkan saingan dan posisi mudah digeser.

2. Penerapan SEO on Page Yang Salah

Agar dapat meningkatkan SERP pada blog, kita harus bisa menerapkan SEO onpage pada blog, salah satunya adalah dengan membangun internal link, Yaitu sebuah link yang dapat menghubungkan satu artikel dengan artikel lainnya dalam satu blog hampir mirip dengan backlink tapi bedanya link artikelnya mengarah ke artikel kita sendiri, Tapi tidak tidak selamanya internal link itu dapat bermanfaat untuk blog, karena penerapan internal link yang tidak tepat justru akan memperburuk kondisi blog dimata google dan berakhir dengan penurunan posisi artikel pada SERP.

3. Backlink Anda di Anggap Spam

Backlink memang sangat membantu dalam pengembangan sebuah blog, Tapi jangan kira backlink itu selamanya bagus untuk blog, Sebab google saat ini sudah tidak menganggap backlink sebagai alasan peringkat sebuah blog pada SERP, Hanya backlink yang memiliki kualitas tinggi yang masih menjadi prioritas utama untuk menaikkan posisi blog ke peringkat yang lebih baik.

4. Artikel Tidak Terindeks oleh robot.txt

Jika kamu menerapkan robot.txt untuk memblokir sebuah halaman untuk tidak muncul lagi di halaman google, Hal seperti ini tidak perlu ditanyakan lagi karena tugas robot.txt adalah untuk memblokir suatu halaman tertentu agar tidak terindeks di halaman pencarian google. Ada kemungkinan anda tidak sengaja memblokir halaman atau artikel di robot.txt dan berakhir tidak terindeks nya artikel anda.

Akhir Kata : 

Nah itulah penyebab artikel kamu tidak terindeks di google dan hilang dari SERP, semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian dan semoga artikel anda secepatnya akan terindeks kembali ke halaman pencarian dengan posisi atas. Jika ada pertanyaan lagi silakan tanyakan dikolom komentar dibawah ini.
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Berlangganan untuk mendapatkan update gratis

Posting Komentar